Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis-Jenis Minyak Zaitun untuk Memasak

Minyak Zaitun

Selain terkenal manfaatnya untuk kecantikan wajah, minyak zaitun juga terkenal dan banyak digunakan untuk memasak. Minyak zaitun yang digunakan untuk memasak tentu berbeda dengan minyak zaitun untuk kepentingan kecantikan. Menggunakan minyak zaitun untuk memasak memberikan banyak manfaat, yakni membuat hasil masakan menjadi lebih sehat. Minyak zaitun sendiri merupakan minyak nabati yang memiliki kandungan yang sangat baik untuk tubuh manusia. Hasil masakan yang dihasilkan dengan menggunakan minyak zaitun juga rasanya lebih enak.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jika minyak zaitun yang digunakan untuk kecantikan tidak sama dengan minyak zaitun untuk memasak. Itu artinya tidak semua minyak zaitun bisa digunakan untuk memasak.

Secara umum, minyak zaitun memiliki 8 jenis dimana 5 diantaranya adalah jenis yang cocok digunakan untuk memasak. Berikut ini adalah ulasan mengenai jenis-jenis minyak zaitun yang cocok digunakan untuk memasak.

1. Extra Virgin Olive Oil

Extra virgin olive oil adalah minyak zaitun yang memiliki warna kehijauan. Warna yang kehijauan ini menandakan bahwa minyak jenis ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Minyak zaitun jenis ini dibuat atau diproduksi dengan teknik cold press dari buah zaitun yang memiliki kualitas tinggi. Jenis minyak zaitun ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi karena tidak melalui proses pemanasan.

Extra virgin olive oil adalah jenis minyak zaitun yang kurang cocok untuk dijadikan minyak menumis atau menggoreng makanan. Jenis minyak ini cocok digunakan sebagai dressing, misalnya untuk campuran pizza, steak, dan juga salad. Adapun kadar asam dari jenis minyak zaitun ini hanya 0,8%.

2. Virgin Olive Oil

Virgin olive oil ini adalah minyak zaitun yang masih alami dengan nutrisi yang cukup lengkap. Jenis minyak zaitun ini memiliki kadar keasaman yang cukup tinggi. berbeda dengan jenis sebelumnya, minyak zaitun jenis ini diproduksi dan dibuat dengan proses cold press serta melewati proses pemanasan. Karena melewati proses ini, minyak zaitun jenis ini bisa dikonsumsi langsung. Untuk penggunaannya, virgin olive oil sangat disarankan digunakan sebagai dressing makanan saja.

3. Light Olive Oil

Light olive oil adalah jenis minyak zaitun yang sangat cocok digunakan untuk memasak. Minyak zaitun jenis ini memiliki aroma yang sangat lembut dan tidak kuat. Terbuat dari ekstrak murni minyak zaitun dengan kualitas yang rendah, light olive oil memiliki warna yang cukup bening. Adapun harga minyak jenis ini cukup terjangkau yang tidak heran jika minyak zaitun ini cocok untuk menumis atau juga memanggang. Meskipun memiliki kandungan yang tidak terlalu murni, namun minyak zaitun ini tetap bagus untuk kesehatan.

4. Extra Light Olive Oil

Extra light olive oil adalah jenis mnyak zaitun dnegan kandungan kemurnian paling rendah. Meskipun kandungannya rendah, minyak zaitun jenis ini sangat cocok digunakan untuk memasak, termasuk untuk deep frying. Minyak ini juga kamu gunkan untuk menumis dan memanggang hingga mencapai suhu 220 derajat.

Minyak zaitun ini lebih menyehatkan jika dibandingkan dengan minyak nabati. Jenis extra light olive oil ini cocok untuk kamu yang ingin memasak makanan untuk diet dan mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

5. Classico Olive Oil

Jenis minyak zaitun ini memiliki warna kuning yang pekat dan hampir mirip warnanya dengan minyak nabati. Classico olive oil memiliki kandungan yang cukup bagus dan cocok untuk diet. Minyak zaitun ini memiliki aroma dan rasa yang netral dan lembut. Tidak hanya bisa digunakan untuk memasak, minyak zaitun ini juga bisa kamu konsumsi secara langsung.

Classico olive oil bisa kamu gunakan untuk menumis, menggoreng, dan juga memanggang dengan suhu maksimal 200 derajat. Karena bisa dikonsumsi secara langsung, minyak ini juga bisa dijadikan dressing makanan, namun rasanya tidak seenak minyak zaitun lain khusus untuk dressing.